Rabu, 26 November 2014

Passion

Keti sering mendengar istilah remaja adalah proses mencari jati diri, banyak yang menjelaskan jati diri adalah siapa diri kita sebenarnya, tapi untuk ukuran remaja hal itu belum cukup untuk menjelaskan dan mengartikan jati diri masih banyak pertanyaan yang menggantung tentang jati diri, seperti jati diri itu seperti apa atau bagaimana. Butuh waktu yang cukup lama untuk mengerti apa itu jati diri dan juga butuh waktu yang cukup lama untuk mengetahui jati diri kita.
Setelah cukup lama juga akhirnya saya mengerti apa itu jati diri, menerut pemikiran saya jati diri itu sama dengan passion, ya passion sesuatu yang kalian suka, senang, enjoy, ikhlas pada saat kalian lakukan. Masalahnya disini adalah apa passion kalian? Saya pernah mendengar orang berkata "Saya tidak percaya passion karena itu tidak konsisten selalu berubah".
Memang betul, maka dari itu dinamakan proses mencari jati diri karena hal tersebut selalu berubah, kita pasti akan terus mencari hal yang pas dengan keinginan kita, hal yang memuaskan kita, karena itu memang sifat alami manusia, jadi kita tidak salah sama sekali jika kita ingin terus mencoba ini itu, dan kita akan berhenti pada titik dimana kita merasa bahwa ini yang paling pas, saya puas dengan ini.
Ketia sering juga mendengar kalimat "Do what you love, love what you do". Kalimat tadi hanya benar dibagian "Do what you love" karena kita tidak bisa memaksakan untuk mencintai sesuatu, passion tidak bisa dipaksakan atau dipalsukan "its duty of our soul to loyal to its own desires" sudah menjadi kewajiban jiwa kita untuk mengikuti hasrat keingin kita.
So have you find out your passion?
Itulah pertanyaan besar dalam hidup

1 komentar: